0


Kapan Hati Ini berlabu dengan halal...

Tahukah engkau,sebenarnya hatiku menolak ketika fitrah cinta datang menyapaku karena ku tahu bahwa dia bukanlah engkau,Maka dengan semampuku,ku berusaha menjaga hati ini,agar ia tetap tak tersentuh oleh selain hati yang bukan dirimu...

Karena bagiku,Untuk apa ku buka hati ini agar terisi dengan seseorang,bila suatu saat dia belum tentu menjadi pasanganku?

Untuk apa ku membuang waktu memikirkan seseorang,bila suatu saat dia belum tentu menjadi mahramku?

Untuk apa ku membiarkan pandanganku kepada seseorang,bila suatu saat dia belum tentu menjadi kekasihku?

Untuk apa ku membebaskan diriku untuk menyentuh seseorang,bila suatu saat nanti dia bukan dirimu yg kelak menjadi Kekasihku?

Aku yang mencintaimu ini,tak kan mampu memberikanmu hati yang bekas,sedangkan Allah telah menyiapkan untukku pasangan terbaik yaitu engkau...

Meskipun,aku belum pernah tahu siapa engkau karena hanya pernikahan yang akan menyibakkan tabir,siapakah engkau yang akan di karuniakan untukku

Tetapi hatiku ini telah belajar mencintaimu sejak dulu lantaran ku tahu bahwa setiap manusia telah ditentukan pasangannya ketika masih di dalam rahim ibu.

Namun naluriku mengingatimu,Ketika fitrah cinta itu harus datang menggebu di masa penantianku...Oleh karenanya Bersabarlah engkau dengan kesabaran yang baik dalam penantianmu,dan jagalah pandanganmu,bila engkau tidak mampu menahan rasa cemburu ketika pandanganku tidak terpelihara kepada yg bukan mahramku..

Jagalah pula dirimu,bila kamu tidak mampu menahan rasa cemburu ketika diriku menyentuh yang bukan mahramku..

Pintaku,,peliharalah semua yang mampu engkau hadiahkan buatku karena
Itulah hadiah paling spesial bagiku...

Namun sekarang engkau bukanlah siapapun bagiku,Hingga waktu di mana Allah meredhai dan kita halal bertemu...Untukmu yg mahrahku,sampai saat ini aku tidak tahu siapa engkau,kecuali ijab qabul telah terucap untuk menghalalkan kita bersatu...

Dikirim pada 12 Desember 2011 di keluarga
12 Des


ANAK MUDA



# Anak Muda

Usia yang makin bertambah

Tak juga membuatmu berbenah

Waktu demi waktu

Engkau habiskan begitu saja berlalu

Dari warung ke warung

Dari mall ke mall

Esensi sama dengan tempat yang berbeda

#Anak Muda

Ayahmu banting tulang bermandi keringat

Mengusahakan biaya makan dan sekolahmu

Sedang Ibumu

Sabar menghitung Satu… Dua

Dan mengeja A,, Be,, Ce.,, De

Namun apa baktimu

# Anak Muda

Masa mudahmu menentukan masa tua

Barang siapa bersantai di masa muda

Pasti akan bersusah paya di hari tua

Dan sebaliknya…..

Barang siapa yang bersusah paya di masa muda

Kelak tinggal menuai kenikmatan di hari tua

# Anak Muda

Bukan tampangmu yang bias mu banggakan

Bukan pula penampilanmu yang menyentrik

Bukan pula aksesoris dan gaya mu

Tapi banggalah karena karya mu

Berbanggalah karena kebaikanmu

Dan berbaggalah karena keluhuran budi mu

# Anak Muda

Pilhan sekarang ada ditanganmu

Diam berarti menunggu kehancuran

Berubah berarti menata masa depan

Renungkanlah,,,, Pikirkanlah….

Dan segeralah mengambil keputusan…..



Dikirim pada 12 Desember 2011 di renungan


Harus diakui, bahwa saat ini jarang sekali yang mau mendalami dan mengamalkan ilmu kedokteranwarisa Nabi SAW yang sangat lengkap. Di antara sebagian kedokteran warisan nabi ( thibbun nabawi) yang dilupakan itu adalah bekam (al-hijamah) Bahkan banyak sekali umat islam yang sama sekali belum mendengar istilah “bekam” dan ini sangat naïf sekali. Karena bekam merupakan sebuah kekayaan terpendam, mutia...ra tersembunyi, dan sunnah nabi yang memiliki mukjizat medis yang dahsyat sebagai penyembuh dari segala penyakit, dengan izin Allah SWT.

Dunia kedokteran modern pun “tercengang” dengan model pengobatan bekam ini yang terbukti memiliki daya penyembuhan segala penyakit, bahkan yang tergolomg penyakit akut, seperti penyakit jantung, paru- paru, tumor otak, diabetis, ginjal, radang usus besar, lumpuh, kemandulan, wasir dll




Dikirim pada 12 Desember 2011 di dakwah


PENYAKIT2 KARENA MEMENDAM EMOSI

memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi. "Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan
berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih
tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain," ujar Irma Rahayu, Soul Healer
dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara
Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011). Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan emosi, yaitu:
1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.
2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.
3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.
4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.
5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.
6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.
7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.
8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.
9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.
10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.
11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.
12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.
13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.
14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan. 15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.
16. Mata minus, karena takut akan masa depan.
17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.

"Orang yang emosinya tenang, apapun yang dilihatnya lebih jelas. Bila Anda punya masalah lalu dibawa ibadah, mau sujud beribu-ribu kali kalau emosi Anda belum tenang akan percuma," lanjut Irma.
Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan
mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal. "Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus
menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan
emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan
hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau
berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal
baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda
sendiri," tutup Irma. Oleh karena itu jagalah Emosi anda... ^_^




Dikirim pada 09 Desember 2011 di renungan
Awal « 1 2 3 » Akhir
Profile

hanya bisa tersenyum dan membuat orang lain tersenyum More About me

Berita
    masa lalu
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 44.111 kali


connect with ABATASA